jump to navigation

yang tertunda…. November 15, 2009

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
add a comment

ada keinginan besar ketika melihat tulisan-tulisan baru muncul dan terupdate, baik itu di blog ataupun dalam notes2 di fb….ingin menulis seperti kalian-kalian…tulisan yang ketika aku baca, membentangkan dunia yg begitu luas hanya dalam untaian kata-kata sederhana di hadapanku….atau mungkin hanya sekedar mengetuk jendela ingin tahu yang akan menggoyahkan diamku…

ingin bukan berarti perintah bagiku….ingin menurutku hanyalah sebuah gerak jiwa yang manusiawi untuk melakukan sesuatu,entah itu menjadi aksi ataupun reaksi atas pancingan-pancingan dunia real dan khayalku….jadilah keinginanku yg satu itu tersingkirkan dari daftar rutinitas membosankan ini…

tidur telat di tengah malam, kemudian bangun pada waktu yg kurang tepat,memulai hari ketika telah terik,dan mengakhirinya selarut mungkin….rutinitas membosankan itu seperti tak mau pergi, apalagi pada saat hujan berlomba denganku untuk saling menguasai hari…tak jarang aku menyerah padanya…saat ia membanjiri jalan didepan rumah dengan kubangan,aku akan kalah…setidaknya beberapa kali sejak musim kemarin..

dan hari ini….aku menang…..aku sedang menari-nari bergembira atas keramahan hujan yg tak datang beramai-ramai…seakan memberiku kesempatan untuk menuju tempat ini dan memulai kembali apa yg telah lama tertunda sekian lama dan terpinggirkan oleh rutinitas membosankan itu…sekarang aku menulis…merangkai satu demi satu kata hingga yg lain mengerti maksudku…

aku sedikit tenang…aku telah mulai lagi…dan terima kasih padaMu yg telah memberi ketenangan pada hujan untuk berdamai denganku…dan aku yakin,di lain waktu (mungkin besok,paling cepat) aku telah dapat memberikan pula kesempatan padamu untuk menari denganku…meskipun itu berarti aku akan kebasahan pulang ke rumah, karena hujan telah memberi waktu pada yg tertunda…..

kembali ke titik awal…. December 2, 2008

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
add a comment

pagi mendekati siang ketika hujan mulai meredupkan mentari, kamis 27 november……

pak saleh, darma, taro, jaya…empat wajah yang kukenali pertama kali ketika tiba di kampus… mengingat masa 4 tahun lalu, hari itu aku dan darma sama2 mengenakan baju kemeja putih dan rok hitam….tapi bukan untuk menjadi mahasiswa baru lagi, tapi menuntaskan hal terakhir yang harus dilakukan sebelum keluar dari tempat itu, meninggalkan titel mahasiswa…..

teman yang sedang sedih May 27, 2008

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
add a comment

kali kedua kami menjenguk ibundanya dwi, dalam sore hujan yang membasahi pintu 1 yang tersisa dari bentrokan aparat dan mahasiswa (lagi)….meski teman-temanku yang lain masih menyisakan senyum di sudut bibir, namun aku tahu ada sejumput kekhawatiran setelah sms dari dwi diterima ecy…kami segera menuju ke rumah sakit, menyusuri jalan raya yang disiramiNya oleh tetesan dan curahan….hingga di depan pintu ruangan 4 itu, kami mendapati kak ipa terduduk dengan wajah teramat sedih dan jelas kelihatan sisa-sisa tangis yang barusan….dan ketika kedatangan kami membuat tangisan itu muncul kembali, kami serasa larut dalam detik demi detik waktu yang penuh cemas dan ketegangan melewati lorong depan ruangan….tepat di tempat kami berada….tak lama dwi pun keluar dari ruangan itu menyambut kami dengan juga tangis yang dilepaskannya bersama beban yang teramat berat…

dengan sesekali terhenti oleh tangis yang tertahan, ia bercerita tentang ibundanya…tentang sakit yang diderita dan betapa dalam kepedihan yang dirasakannya lewat tutur yang terucap dan mata yang sembab…senyap ketika ia berhenti bercerita…tak ada satupun kami yang berani menyela sepi itu…kami biarkan kesedihan yang ia rasakan terbang melayang hinggap pada kami satu per satu, jika perlu ia membaginya pada kami semua hingga tak ia rasakan lagi…tapi kami melihatnya kembali, dan sedih itu masih terpasang kuat di gurat wajah dan tatapan kosong…senja yang memerah seakan memahami semua itu dan tak membiarkan sedih itu pergi…senja semakin merah…semerah sedih yang meraja di lorong depan ruangan 4…

jangan takut dwi, kami semua, bahkan mereka yang tidak terduga oleh mu, selalu berbisik penuh harap padaNYA dalam doa, agar ibundanya dwi diberikan karunia kesembuhan dan kesehatan yang baik…amin…

kami selalu ada teman, menemani mu dalam segala resah, sedih, gelisah, bahkan gembiramu…tangan kami selalu terbuka menyambut peluk bahagia mu….pundak kami selalu kuat menopang mu di kala tangis mendesak ingin keluar….semua karena satu kata…C I N T A….kami harap, kau bisa selalu merasakan kami ada…dalam wujud dan kalbu….karena cinta itu pun ada dalam wujud dan kalbu…

………………………….teman, kalian adalah saudara, kalian adalah kakak, kalian adalah adik, kalian adalah cinta, dan kalian adalah aku……………………………………..

“perawan di sarang penyamun” gila di tengah malam purnama tua May 26, 2008

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
add a comment

setengah tiga tengah malam ( lebih tepatnya dini hari )….sudah masuk hari kamis, minggu terakhir bulan ke lima….mestinya, mereka yang berada di luar rumah pada jam seperti ini, merasa ekstra hati-hati dan lebih waspada daripada jam-jam sebelumnya, ketika jalan raya masih diselimuti lampu dekat mobil dan motor yang keliatan semakin mirip tertelan silau…

di sebuah sisi sudut kawasan tamalanrea permai, masih ada aktivitas dan keributan yang memecah senyap subuh yang menjelang…tertelusur berasal dari sembilan jakun pria-pria yang telah akrab dengan rentangan gelap malam hingga menjemput pagi…dari yang hampir tua, hampir melewati muda, sampai yang agak muda…semua dengan kekhasan pria yang tengah menunggu tayangan final kompetisi sepak bola dunia…karena siarannya secara langsung dari belahan dunia yang lain dan sangat jauh dari indonesia, rata-rata tayangan langsung pertandingan sejenis ini hanya ada pada jam-jam selarut mungkin…di tengah riuh rese’ teriakan gemas pada pemain yang nyaris membawa bola bersarang di gawang lawan, terselip suara yang lebih tipis dan ringan…bukan dari para pria itu,tp 2 makhluk manis bernama “perempuan”…

keduanya terlihat larut dalam suasana berisik yang tidak wajar diciptakan pagi-pagi buta seperti itu,kecuali oleh teriakan penduduk sekompleks ketika maling kedapatan…tapi untunglah bukan kedatangan maling yang menyebabkan keributan itu, tapi justru terpancing dari gambar yang ditampilkan sebuah kotak bernama televisi…o iya,kembali ke kedua perempuan “pemberani” itu…mereka ternyata juga ikut menikmati pertandingan dalam kotak kaca itu,meski minus teriakan dan loncatan,tapi terganti dengan tatapan serius tertahan oleh suara yang tersangkut di tenggorokan atau justru tenggelam dalam keributan sembilan manusia-manusia kasar yang lain…

di luar sudah mulai diterangi cahaya lembut pagi…pertandingan itu sudah selesai…waktunya segera pulang dan menebus kantuk dengan tidur hingga matahari siang tinggi…

di perjalanan pulang, seperti belum percaya, acara nonton bareng itu terkisah dengan judul seperti di atas…ah,biarlah..mereka berdua memang perawan yang tersesat di ruangan penuh pria yang bertampang penyamun tapi sering melamun…

nb :bwt dedengkot malam itu, kapok deh ikut2an nonton sampe pagi, gak mau lagi kurang tidur…

“wake up call” May 15, 2008

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
2 comments

“hayati perjalananmu……………”

dua kata yang membuatku sadar apa yang hilang dari kedalaman selama waktu menelan perjalananku hingga saat ini. terdengar dari sebuah jiwa yang penuh ketenangan dan jauh lebih dalam mencari. meski semua diperolehnya tidak dengan jalan yang mudah, ia selalu rela berbagi dan memancarkan cahayanya dengan lembut namun tetap terang, tidak menyilaukan. ia berbagi kesederhanaan dan bersedia mengajak jiwa-jiwa yang gelisah ini merasakan kedamaian yang ia rasakan. jiwa itulah yang menerangi sore ini dengan cahaya keikhlasan memberi.

hayati perjalananmu, hingga di setiap tujuan yang kau tiba, kau tidak akan pernah merasa hanya itu yang kau bisa…masih panjang jalanmu di depan…meski lama, waktu akan membawamu terbang jauh ke dalam, meski kau melihat keluar…waktu mengajarimu untuk mengenal sabar sekaligus membantumu menepati setiap detik dalam perjanjian hidup, bahwa ia terus berjalan…akan mencapai suatu titik, tapi bukan sekarang…waktu mengajakmu mengejar titik itu, agar kau tidak jauh tertinggal…pernahkah kau berpikir untuk meninggalkan semua buaian manja kenyamanan dan mulai mengikat erat tali sepatumu, lalu mulai berjalan…dengan tenagamu sendiri, selangkah demi selangkah, menyusuri pedestrian, melebur bersama tarian debu, dan tenggelam dalam fusi jiwa dan pikiran…seakan semesta sedang berbicara denganmu…

bisakah kau mulai mengenali panggilan itu ? agar aku tahu, masih ada kawan yang menemaniku berjalan berpeluh debu, dan berbincang mesra bersama semesta…hingga tiba di titik itu………

ketika ia pulang…………. May 8, 2008

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
add a comment

kamarnya agak berantakan sekarang, sejak ia tidak menempatinya lagi……

rabu, 16 april, ia pulang padaNya………..memenuhi janjinya untuk kembali dari perjalanan kehidupan selama hampir 80 tahun…………….lebih dulu dari suaminya yang pernah mengecewakannya, lebih dulu dari tujuh orang anak yang memberinya 14 orang cucu………………tapi ia tidak pernah terasa sedekat ini, bahkan ketika ia masih menempati kamar dengan bau penghitam rambutnya itu……………………

jiwa yg rindu padanya selalu membantu mengembalikan kenangan saat ia bercerita, tersenyum, marah, atau hanya sekedar duduk bertopang dagu di kamar itu menonton acara kesukaannya di siang hari……………..saat ia selalu jadi yang pertama mengangkat tiap dering telepon di rumah…………selalu ingin tahu apa yang terjadi dan mengurusi semua hal yang ia tahu kemudian……………..

tak pernah lupa ia memberi sedikit bekal untuk dibawa menemani perjalanan………..ya, memberi……………..ia senang memberi………………hingga semua yang ia berikan mungkin tidak akan terbayar lunas dengan doa dan air mata yang mengantarnya, ketika ia pulang…………………………….

kami rindu padamu yang tercinta….rumah sepi tanpamu……………..

di awal mei…. May 8, 2008

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
add a comment

postingan ke 3 ini terdorong lebih karena kerinduanku akan kebebasan bertutur lewat tulisan dan kegelisahan jiwa serta pikiran, yang seakan mau meluber melewati celah2 sesak yang telah dipenuhi oleh tekanan hasratĀ  akan masa depan………bertemu kawan yang sudah beberapa langkah di depanku membuatku merasa ada yang hilang dari jalan panjang dibelakang………..entah kenapa denganku, tapi aku tak pernah merasa waktu saat ini lebih indah dari hari-hari kemarin……………..senja barusan masih kurang menyedihkan dari senja yang sudah-sudah……………………ya, senja selalu membuatku sedih dengan alasan yg belum sempat kutahu…………

semua kawan sedang berusaha tidak tenggelam dalam lautan ilmu yang direnangi………..aku ingin ikut mereka, tapi selalu ada yg menahanku………..ia datang dari hari kemarin…………..hari di mana senja merah lebih menyedihkan dari hari ini……………..kesedihan yang dibawa senja selalu kunantikan, karena ia yang akan membawaku jauh masuk ke kedalaman jiwa yang semakin jauh meninggalkanku……………

bulan ke lima yang menambah gelisah di akhir perjalanan……………aku merindukan ia sang jiwa yang menjauh dalam kegelapan jalan di sisi terdalam, menyisakan penyesalan akan berlalunya senja bersama sang jiwa dalam malam…………..aku ingin bersama kawan,berenang di tengah samudera yang memisahkan waktu saat ini dengan masa depan…….aku tahu akan sulit dan butuh waktu…………….tapi kawan akan selalu ada menarik tanganku saat hampir tenggelam, dan memberiĀ  tahu sisa waktu yang ada……..hingga aku akan tiba disana meski dengan ombak dan riak samudera tersulit sekalipun……………kawan ada di samudera itu menanti……….dan bilang padaku walau di awal perjalanan ini akan sangat sulit buatku, tapi mereka akan selalu ada memegang tanganku dan menarikku kembali ke permukaan, berenang bersama menuju ke sana ……….

masihkah senja merah esok membuatku sedih seperti ketika ia masih dikedalaman yang tak tergapai……………………………………………………………..

karena mr.slamet April 4, 2008

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
1 comment so far

semester yang kurencanakan jadi semester terakhirku buat kuliah jadi agak kacau karena satu subyek..

sebagai seorang mahasiswi semester akhir,malu juga belum jadi sarjana mku (mata kuliah umum)..wawasan ipteks yg harusnya sudah berpasangan dengan nilai A dalam transkripku sejak semester 2 yg lalu, ternyata jadi sebuah momok yang membangkitkan trauma..sampai saat ini, sudah 4 kali ku programkan dlm KRS merah muda yang ke-8, tapi belum lulus2 juga..terhitung 2 kali error,1 kali batal, dan semester ini kali ke-4 nama mr.slamet selaku dosen mata kuliah itu (kenapa sich belum ada pihak TPB yang berinisiatif mengganti dosen yang satu ini??) menghiasi hari2ku..tapi untungnya kali ini aku tidak perlu ikut kuliahnya lagi,cuma diberi tugas…

bukan tidak beralasan aku menyebut dosen “kesayangan”ku itu sebagai momok yang bikin trauma..waktu pertama kali aku kuliah wawasan ipteks semester 2 yang lalu,dengan tanpa basa-basi,mr.slamet inilah yang membuatku mengenal nilai ERROR dan merasakan sendiri pahitnya menelan kenyataan itu………………..dengan tanpa rasa bersalah,ketika aku tanyakan alasannya (tentu nilai E yang kontroversial itu membuatku heran,karena aku cukup rajin mengikuti kuliahnya dan mengumpulkan tugas2),ia cuma bilang kalau lembar jawaban mid ku HILANG………………..????!!!!………..yang pasti bukan aku yg menghilangkan,karena jelas2 aku menyerahkan kertas itu padanya…………………????!!!!!!!!!#%#*&)(*^$@!^%

mr.slamet ini tidak sadar, jawaban seperti itu bisa meluluhlantakkan semangat seorang mahasiswi semester 2..cuma seorang sahabat yang jadi saksi bagaimana perlahan-lahan mataku dibasahi oleh bulir-bulir kekecewaan sekeluarnya aku dr ruangan si dosen..thanks ya ridho (u r my best friend in struggling)….

sekarang,setelah 4 kali mengakrabi dunia MKU lewat wawasan ipteks,mr.slamet masih saja bikin susah……tugas yg dikasih kedengarannya gampang,tp setelah aku cari di internet, ternyata…..TIDAKADA……&*(%%$@^!@!#*^)*)*(*!@!$%$……….

aaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrggggggggggghhhhhhhh

tapi tetap optimis,karena ternyata masih ada yg lebih senior yg menemaniku berjuang………………………kak pay,thanks bantuannya yah…….semangat!!!!!!!!!

terakhir,buat mr.slamet yg selama ini jadi dosen paling fenomenal buat ku…..thanks juga, karena bapak, modul ipteks ku sudah ada 2 sekarang (!!!?????)………..

welcome to my lunaphilosophie April 3, 2008

Posted by lunaphilosophie in Uncategorized.
4 comments

my 1st blog!!!! mau mulai belajar nulis suka-suka di blog ini……

mungkin tulisan-tulisan ini jadi satu-satunya peninggalan yang bisa mewakilkan kehadiran dalam sebuah kekosongan. selamat datang teman, di duniaku, dunia luna, dunia philo-sophie……………..